Penskalaan model summated rating menghasilkan data yang bersifat ordinal sehingga menyulitkan untuk dipakai dalam analisis statistik parametrik. Berikut ini adalah program yang dapat mengkonversi data yang bersifat ordinal pada skala summated ratings (Skala Likert). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyekoran berdasarkan prosedur ini menghasilkan skor yang hampir sama dengan penyekoran judgmental, yaitu penyekoran yang disesuaikan dengan urutan alternatif respons. Contoh dari penyekoran model ini adalah dengan memberi skor 0 pada respons terendah, yang diikuti dengan 1, 2 dan seterusnya. Dengan demikian skor yang berbentuk ordinal yang dihasilkan oleh Skala Likert sebenarnya mirip dengan skor hasil konversinya yang berbentuk interval. Namun demikian beberapa pihak masih berharap bahwa skor dari Skala Likert tetap perlu untuk dikonversi menjadi data interval. Program yang saya kembangkan ini mencoba untuk memfasilitasi harapan tersebut.

Deskripsi Program

Program yang dikembangkan ini berbasis Microsoft Excel 2003. Kapasitas data yang dapat diolah oleh program ini adalah maksimal 100 aitem dan jumlah responden maksimal 1000 orang.  Anda dapat mendownloadnya di sini atau bisa juga di sini

Prosedur Analisis

Prosedurnya cukup mudah, anda tinggal mengkopi data ke tabel pada bagian DATA yang telah disiapkan oleh program. Hasilnya secara otomatis keluar pada bagian OUTPUT. Selain itu anda juga dapat melihat proses pengolahan datanya dari frekuensi, proporsi, hingga kategori konversi pada bagian TABEL.

Gambar 1. Bagian DATA

Tahap Pertama. Anda harus memindahkan data anda pada bagian (sheet) data seperti yang ada pada contoh di atas. Agar tidak mengubah struktur tabel, jika memilih PASTE, pilihlah PASTE SPECIAL kemudian pilihkah VALUE. Dengan memilih cara ini maka bentuk tampilan Excel akan sama seperti di atas. Ini tidak harus kok. Anda juga dapat mempaste langsung dengan mengklik PASTE.

Setelah data anda kopikan, hasil akan secara otomatis keluar pada bagian TABEL, yang berisi proses pengolahan data dari frekuensi kategori yang dipilih responden hingga skor hasil transformasi dari kategori awal ke kategori baru.

Gambar 2. Bagian TABEL STATISTIK

Pada gambar di atas terlihat bahwa pada aitem_a1, kategori penyekoran yang awalnya adalah 0,1,2,3,4 menjadi 0,0,1,12. Aitem_a2 tidak menunjukkan perbedaan antara kategori lama dan kategori baru.

Gambar 3. Bagian OUTPUT.

Bagian OUTPUT menunjukkan hasil konversi skor baru (skor interval). Dasar yang dipakai adalah hasil pada bagian TABEL. Terlihat bahwa pada subjek 1 pada aitem_a1, yang mendapatkan skor awalnya 1, menjadi 0 pada skor hasil konversi.

Semoga Bermafaat,

Jena, 20 November 2010

Tagged with:
 

19 Responses to Program Konversi Skor Ordinal Menjadi Skor Interval Pada Pengukuran Summated Ratings

  1. erfan says:

    assalamualaikum, pak saya mau nanya,

    maksud dari max value, ketika pengkonversian ordinal ke interval itu apa ya?
    apa sesuai dari skala likert yaitu 1-5?

    thanx before

    • Wahyu Widhiarso says:

      Hai Erfan.. mohon maaf saya tidak memahami yang anda maksud dengan max value. Ini terkait program ini atau pengkonversian secara umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


1 × = six

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.