Salah satu teknik analisis pemodelan persamaan struktural (SEM) yang tidak banyak menjadi perhatian peneliti di Indonesia adalah SEM yang diterapkan pada data yang memiliki kelompok, saya singkat dengan “SEM multi kelompok”. Dari Google saya dapatkan ada dua artikel yang mengangkat tema ini. Pertama adalah penelitian Wahyuningsih dan Tanamal (2008) yang dimuat dalam Jurnal Manajemen Bisnis Integritas. Mereka meneliti model multi kelompok untuk pengukuran kepuasan pelanggan. Kedua adalah penelitian Nasution (2008) yang meneliti nilai-nilai pelanggan pada dua kelompok populasi, yaitu manajer dan pelanggan. Peneliti kebanyakan tidak tertarik untuk melibatkan kelompok dalam penelitian mereka. Kalaupun dilibatkan, kelompok tersebut dilihat sebagai satu variabel yang dimasukkan di dalam model. Misalnya variabel jenis kelamin atau latar belakang demografi yang masuk ke dalam gambar model. Saya namakan model seperti ini dengan “SEM kelompok tunggal”, karena uji pencocokan model dilakukan pada satu kelompok saja.

Selengkapnya KLIK DI SINI

 

Comments are closed.

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.